Mahasiswa Budidaya Perairan FPIK Unkhair Belajar Langsung Praktik Budidaya di Halmahera Barat
Jailolo, Halmahera Barat β Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Khairun menggelar kegiatan field trip pada 24-26 Oktober 2025 di Desa Todowongi, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat. Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa program studi bersama dosen pendamping.
Field trip ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori budidaya di ruang kuliah, tetapi juga melihat langsung penerapannya di lapangan. Selama kegiatan, peserta mengamati unit budidaya, termasuk kolam berlapis terpal (HDPE), serta mempelajari pengelolaan teknis yang menunjang keberhasilan produksi. Materi pengamatan meliputi persiapan kolam, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan, dan pemeliharaan organisme budidaya.
Selain pengamatan lapangan, mahasiswa berdiskusi dengan pengelola dan pembudidaya setempat tentang tantangan budidaya di wilayah Halmahera, seperti ketersediaan benih dan pakan, kondisi lingkungan perairan, serta pemasaran hasil. Diskusi ini memberi gambaran nyata tentang peluang dan kendala pengembangan akuakultur di Maluku Utara.
Dosen pendamping menyampaikan bahwa pembelajaran di lapangan sangat penting untuk memperkuat kompetensi lulusan. βMahasiswa dapat menghubungkan konsep yang dipelajari di kelas dengan kondisi budidaya yang sesungguhnya, sehingga pemahaman mereka menjadi lebih utuh,β ujar Fatma Muchdar.
Para mahasiswa menyambut kegiatan ini dengan antusias. Selain menambah wawasan teknis, field trip ini mempererat kebersamaan antarmahasiswa dan antara mahasiswa dengan dosen. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama di tepi kolam, membawa spanduk Program Studi Budidaya Perairan FPIK Unkhair.
Melalui kegiatan seperti ini, Program Studi Budidaya Perairan FPIK Universitas Khairun berkomitmen menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi bagi pengembangan perikanan budidaya yang berkelanjutan di Maluku Utara. Program studi juga mengucapkan terima kasih kepada pengelola, masyarakat, dan pemerintah desa setempat atas sambutan dan dukungannya.
Β