08 Oct 2026 Humas Post Dibaca 2 kali

Kepala Pusat Monev dan Audit Pantau Pelaksanaan Audit Mutu Internal Program Studi Budidaya Perairan Berbasis SIAMI

Kepala Pusat Monev dan Audit Pantau Pelaksanaan Audit Mutu Internal Program Studi Budidaya Perairan Berbasis SIAMI

TERNATE — Kepala Pusat Monitoring dan Evaluasi (Monev) dan Audit Universitas Khairun, Dr. Waode Munaeni, S.Pi., M.Si., memantau pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) pada Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Khairun. Pelaksanaan audit kali ini menggunakan Sistem Informasi Audit Mutu Internal (SIAMI) sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penjaminan mutu internal melalui pemanfaatan teknologi digital.

Pemantauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Universitas Khairun dalam memastikan pelaksanaan audit mutu internal berjalan sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan. Melalui audit, program studi dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan akademik dan tata kelola sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperbaiki dan dikembangkan.

Penggunaan aplikasi SIAMI memberikan dukungan terhadap proses audit yang lebih terstruktur dan terdokumentasi. Berbagai dokumen, data, hasil pemeriksaan, serta catatan audit dapat dikelola melalui sistem sehingga proses audit menjadi lebih mudah dipantau oleh pihak-pihak yang terlibat.

Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Program Studi Budidaya Perairan, Fatma Muchdar, S.Pi., M.Si., hadir mewakili program studi sebagai auditee. Program studi menyiapkan berbagai dokumen dan informasi yang diperlukan dalam proses pemeriksaan sesuai dengan instrumen Audit Mutu Internal yang digunakan Universitas Khairun.

Proses audit dilaksanakan oleh Dr. Misrina, S.IP., M.A. dan Sumarni Sahjat, S.Pd., M.Pd.Si. sebagai auditor. Tim auditor melakukan pemeriksaan terhadap dokumen dan data yang berkaitan dengan penyelenggaraan program studi sesuai dengan standar mutu yang menjadi dasar pelaksanaan audit.

Kehadiran Kepala Pusat Monev dan Audit dalam proses tersebut menjadi bagian dari pengawalan pelaksanaan audit agar kegiatan berjalan secara tertib dan sesuai dengan tujuan penjaminan mutu. Pemantauan juga menjadi ruang untuk memastikan proses audit dapat memberikan manfaat bagi program studi dalam melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

Audit Mutu Internal tidak hanya berfungsi sebagai proses pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi program studi untuk melihat kembali pelaksanaan berbagai kegiatan, mulai dari proses akademik, pengelolaan program studi, layanan kepada mahasiswa, hingga pelaksanaan berbagai program yang mendukung pencapaian standar mutu.

Melalui proses audit, berbagai temuan dan catatan yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi bagi Program Studi Budidaya Perairan. Hasil tersebut dapat digunakan untuk menyusun langkah tindak lanjut sehingga perbaikan yang diperlukan dapat dilakukan secara terarah.

Pemanfaatan SIAMI juga mendukung dokumentasi proses audit secara lebih sistematis. Setiap tahapan audit dapat dicatat dan dikelola dalam satu sistem, sehingga memudahkan proses pemantauan hasil audit dan tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh program studi.

Bagi Program Studi Budidaya Perairan, pelaksanaan AMI menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan. Evaluasi tersebut penting untuk menjaga kualitas layanan akademik sekaligus memastikan program studi terus melakukan pengembangan sesuai kebutuhan mahasiswa dan perkembangan dunia pendidikan tinggi.

Koordinator Program Studi Budidaya Perairan, Fatma Muchdar, S.Pi., M.Si., mengikuti proses audit bersama tim auditor dan memberikan berbagai dokumen serta informasi yang diperlukan selama pelaksanaan pemeriksaan. Keterlibatan aktif program studi menjadi bagian penting agar proses audit dapat berjalan secara terbuka dan memberikan gambaran yang sesuai dengan kondisi penyelenggaraan program studi.

Sementara itu, tim auditor melakukan proses pemeriksaan dengan mengacu pada instrumen yang telah ditetapkan. Proses tersebut memberikan ruang bagi auditor dan program studi untuk melakukan klarifikasi terhadap berbagai dokumen dan data yang disampaikan selama audit.

Pelaksanaan AMI berbasis SIAMI juga mendukung upaya Universitas Khairun dalam membangun budaya mutu yang semakin kuat. Budaya mutu tidak hanya dibangun melalui pemenuhan dokumen, tetapi juga melalui kebiasaan melakukan evaluasi, menerima masukan, melakukan perbaikan, dan memantau hasil perbaikan secara berkelanjutan.

Dr. Waode Munaeni menegaskan pentingnya menjadikan audit sebagai bagian dari proses peningkatan mutu, bukan sekadar kegiatan pemeriksaan. Hasil audit diharapkan dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi program studi dalam menentukan langkah perbaikan pada periode berikutnya.

Pelaksanaan audit yang didukung aplikasi SIAMI menjadi salah satu langkah Universitas Khairun dalam memperkuat pengelolaan penjaminan mutu berbasis digital. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu proses audit menjadi lebih tertib, terdokumentasi, dan mudah dipantau oleh pihak terkait.

Hasil Audit Mutu Internal selanjutnya menjadi bahan penting bagi program studi untuk menyusun tindak lanjut. Setiap catatan dan rekomendasi yang dihasilkan dari proses audit perlu ditindaklanjuti melalui langkah perbaikan yang jelas dan terukur.

Melalui pelaksanaan AMI secara rutin dan pemanfaatan teknologi digital, Universitas Khairun terus mendorong setiap program studi untuk membangun sistem pengelolaan yang berorientasi pada peningkatan mutu. Program Studi Budidaya Perairan diharapkan dapat memanfaatkan hasil audit sebagai dasar untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan dan layanan akademik.

Pelaksanaan Audit Mutu Internal Program Studi Budidaya Perairan berbasis SIAMI menjadi bagian dari rangkaian upaya Universitas Khairun dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Dengan kolaborasi antara program studi, auditor, dan unit penjaminan mutu, hasil audit diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perbaikan dan pengembangan program studi secara berkelanjutan.