Dosen Budidaya Perairan FPIK Unkhair Dampingi Pembudidaya Desa Tuada Menerapkan Bioflok Ramah Lingkungan
Halmahera Barat – Tim Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Khairun melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Tuada pada 25 Oktober 2025. Kegiatan ini mendampingi kelompok pembudidaya ikan dalam menerapkan teknologi bioflok yang ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas budidaya. Bioflok dipilih karena cocok bagi pembudidaya yang memiliki lahan dan sumber air terbatas. Pada sistem ini, limbah organik dari sisa pakan dan kotoran ikan dimanfaatkan oleh komunitas mikroorganisme yang membentuk flok. Flok tersebut menjaga kualitas air dan dapat menjadi pakan tambahan bagi ikan. Karena pergantian air sangat minim, sistem ini mengurangi limbah budidaya yang dibuang ke lingkungan sekitar dan menghemat penggunaan air. Dalam kegiatan ini, tim memaparkan prinsip dasar bioflok, mulai dari rasio karbon dan nitrogen, penggunaan sumber karbon dan probiotik, pengaturan aerasi, hingga pemantauan kualitas air dan kepadatan flok. Peserta kemudian mempraktikkan langsung teknik tersebut di kolam bundar milik mitra. Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara dosen dan pembudidaya tentang kendala di lapangan, seperti ketersediaan listrik untuk aerasi, harga pakan, dan pemasaran hasil panen.
Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan teknologi budidaya yang efisien dan berkelanjutan kepada masyarakat. “Kami berharap pembudidaya dapat meningkatkan produksi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” ujar Fatma Muchdar. Melalui kegiatan ini, Program Studi Budidaya Perairan FPIK Unkhair menegaskan komitmennya menerapkan Tridharma Perguruan Tinggi dengan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir dan pedesaan di Maluku Utara. Tim mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan mitra atas dukungan dan sambutannya.